Tinjau hasilnya secara bertahap. Pertama, periksa gerakan pada ukuran thumbnail: aksi, siluet, arah, dan keseimbangan. Kemudian periksa anatomi: sambungan kepala ke tulang belakang, jumlah bahu, panjang lengan, arah siku, hitungan tangan, pemisahan jari, panggul, arah lutut, pergelangan kaki, dan kontak tanah. Terakhir, periksa identitas: bentuk wajah, siluet rambut, warna khas, lapisan pakaian, penutup, alas kaki, dan desain properti.
Identity drift adalah perubahan tak disengaja pada detail stabil antara jangkar dan gambar, atau antara satu generasi ke generasi berikutnya. Contoh umum adalah usia wajah yang berbeda, bagian rambut terbalik, panjang jaket yang berubah, tali tambahan, sepatu bot yang hilang, tas yang didesain ulang, atau warna yang berpindah antar pakaian. Pose kuat dengan karakter yang salah bukanlah aset produksi yang selesai. Catat detail stabil mana yang gagal dan perkuat kata benda itu di anchor berikutnya.
Jangan perbaiki semuanya sekaligus. Jika siluetnya bagus tapi jarum gagal, jaga identitas, aksi, kamera, keseimbangan, dan frame tetap stabil, lalu pilih kedua tangan tetap jelas atau kurangi foreshortening. Jika pose terasa ringan, ubah mode keseimbangan atau aksi sebelum menulis ulang lemari pakaian. Jika wajah berubah, permudah klausa kostum dekoratif dan pindahkan detail identitas paling khas lebih awal di anchor.
Antrean mencoba kembali kegagalan teknis yang memenuhi syarat, dan pekerjaan akhir yang gagal menerima pengembalian kredit otomatis melalui alur kerja gambar yang ada. Gambar yang secara teknis selesai tetaplah sebuah draf kreatif. Kredit tidak dikembalikan karena gambar yang dihasilkan yang valid memerlukan revisi artistik. Halaman ini membuat kriteria peninjauan terlihat sebelum pembuatan dan hanya menyediakan regenerasi sebagai pekerjaan baru yang disengaja.